Seanadainya aku bisa membaca tentang masa depan, Ingin sekali aku tahu siapa jodohku. Yaaah, gini nih efek habis baca komik Hai, Miiko! buku ke-25. Sumvaaah, gara-gara itu aku rasanya kepingin banget ketemu seorang berjubah dan menawarkan : "Kamu ingin melihat masa depanmu?". Eyaaaa~ dengan senang hati saya menerimanya dengan tangan terbuka. Meskipun cuma diberi kesempatan 1 jam setidaknya bisa lihat masa depan. Cuma pengen ngintip siapa jodohku :3. *lempar bata*
Entahlah, itu impian dari kecil bisa melihat masa depan. Dengan siapa aku menikah, siapakah pacar pertamaku, nanti ketika besar aku akan seperti apa dan menjadi dan seterusnya. Ketika teman terdekatku ku curhati tentang masalah ini, dia menjawab 'Jangan nanti bikin kamu menjadi pemalas.' ah? yayayaa masuk akal, tapi apa salahnya aku hanya ingin tahu siapa jodohku. Hanya itu saja. :D. Dari sebuah mimpi kuharapkan bisa melihat dengan siapa nantinya aku menikah. hehehehee :)
Terkadang aku selalu berandai-andai siapa nanti yang akan menjadi suamiku dan bagaiman kisah rumah tanggaku. Aku dengar bahwa berumah tangga tak semudah membalikkan telapak tangan, katanya susah. Tapi, pahalanyaaa banyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak~. Aku berharap diumur 24 aku sudah menikah dan siap-siap menjadi calon Ibu. Amiin :). Siapa suaminya? Entahlah, yang terpenting cuma satu dia adalah orang yang siap lahir bathin menjadi seorang Ayah dan siap mendampingi dimanapun dan dalam keadaan apapun aku dan anakku. *eyaaa. Dalan bentuk apapun suamiku aku akan menerima, Yang terpenting dia mampu memenuhi kebutuhan rohani dan siap menjadi Imam hingga akhir waktu untukku dan anakku. :D
Boleh aku diskripsikan suamiku nanti? Suamiku adalah manusia paling tampan! Tampan agamanya, Tampan Hartanya, dan Tampan Hatinya.. tentu saja tampan wajahnya juga *peluk dinding*. Nanti Suamiku adalah manusia paling kaya! Kaya agamanya, kaya hartanya, kaya hatinya. hahahaaaa. dan nantinya suamiku adalah manusia sempurna yang khusus diciptakan oleh Allah untukku. *eyyaaa .
ketika aku bertemu dengannya nanti aku tidak menuntut kesempurnaan fisik, karena kesempurnaan fisik itu relatif tetapi aku menuntut kesempurnaan agamanya dan cintanya. hehheee. ini serius lo. Tampan itu relatif tetapi yang Alim itu jarang. Percuma rasanya guanteng tiada tara tapi kalo agama 0? apa yang akan dia penuhi untuk aku dan anakku? ke-ganteng-annya kah? Oh~ pliss ganteng itu bisa hilang kapan saja dan tidak akan ditanya malaikat munkar nakir tentang ganteng. Lagi pula ganteng juga bukan menjadi persyaratan utama masauk surga,
Iyaatoo?
sekiaaan tentaang impian sayaaaa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar