Heyaaa, hoeee. Hahhaaaa. Maaf-maaf saya sedang stress.
:D ketika saya sedang stress saya akan
berteriak-teriak seperti layaknya makhluk hutan.
Auooooooooooooooooooooooooooooooooooo. Cukup-cukup suara saya habis. Nah, oke
kembali ke tujuan utama saya nimbrung di selembar kertas putih ini. Lihatlah betapa
tangan saya yang indah ini menari-meanari diatas mesin ketik modern ini
menuliskan apa yang ingin saya utarakan dan saya bagi *tabur bunga*.
Mengapa saya stress? Mengapa? Cobalah Mengapa? Begini mengapa
saya stress adalah alasan terbaik saya ada pada takdir kecil saya tentanng
cinta J *nunjuk
hati*. Iyaa disini *nunjuk dada sebelah kiri*. Tidak-tidak jangan berpikir yang
aneh-aneh. Saya stress bukan Karena kurang perhatian cinta dan kasih sayang dari orang
tua saya atau kakak saya apalagi teman-teman dekat saya yang unyu. Lalu? Yah mungkin
itulah dibenak kalian para pembacong
yang baik hati.
Merekalah yang membuat saya cukup stress*nujuk mas-mas
ganteng.* #plak. Hahaaa, bukan. Tentu saja bukan mas-mas ganteng yang disana *nunjuk
mas-mas ganteng sesen 2*. Selama ini
saya selalu mengidap stress yang berkepanjangan dan selalu saja alasannya sama.
Cinta bertepuk sebelah tangan. Ya, inilah sebabnya mengapa saya mengidap
penyakit stress stadium lumayan akhir.
Sungguh cukup sadis sekali takdir saya *mojok*. Apakah kalian
tau? Apakah kalian tau? Tau apakah kalian, haah? *Kamera zoom-in, Zoom-out*. Oke-oke
setop maen sineteronnya kita mulai lagi sesi- “curhat saya.”
Sejak saya jatuh cinta untuk pertama kalinya hingga jatuh
cinta untuk yang ke-…, emm sebentar-sebentar mau ngitung dulu. Yak, sampe saya
jatuh cinta untuk yang ke-sepuluh lebihnya cinta saya belum pernah dibalas. Sama
sekali dan belum pernah diabalas. Jadi jadi
jadi bagi kalian yang belum pernah perasaannya dibalas jangan sedih yaa J *pukpuk*. Kita sama
sehati dan se-misi. Oke? Jadi totalnya saya pernah minum bay*sensor merek obat
nyamuk* 10 kali, gantung diri pake tali rambut juga 10 kali lebih. Alhamdulillah
say a masih selamat dan baik-baik saja. Oke-oke tadi Cuma bercanda. Jujur meskipun
perasaan saya tidak pernah terbalas saya belum pernah mencoba membunuh diri
saya. Maaf, saya engga level sama kayak gitu-an yaa.
Jika saya sudah tahu perasaan saya tidak terbalas yang saya
lakukan pertama adalaaaaaah… Jjjeeng…Jjjeeng…. Sambel dan makanan panas!!! Weiit,
saya sedang tidak melakukan demo bunuh diri dengan sambel dan makanan panas
loo, saya hanya Cuma mau ngasih tau gini : kalo saya lagi patah hati hal
pertama yang saya lakukan adalah beli bakso yang puanaaas tambah sambel sepuluh
sendok dan Hawp. Sakit hati yang ada disini *nunjuk dada sebelah kiri* hilang
segera bersamaan dengan uraian air mata kepedasan dan murus-murus lancar di WC
*maaf yang makan*:3 .
Saya sadar bahwa ke-stress-an ini tidak ada gunanya tapi mau
bagaimana lagi sudah menyarang nih disini *nunjuk dada kiri sesen 3*. Tapi,
yaah~~
Oke, saya akan membagikan beberapa pengalaman “Perasaan
Cinta yang Tak Terbalas ” yang cukup memberikan kenangan cukup ‘indah’ bagi
saya. Let’s goo~
Ohya sebelum saya memulai . Saya Cuma mau bilang gini semua
nama yang saya sebut nanti bukanlah hasil nama samara semata melainkan saya
menggunakan nama asli dari mereka. Jadi, yaah kalo kalian pengen tau wajahnya bisa
cari-cari kok di pesbuk. Hohohoooo~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar